Kamis, 05 Feb 2026 - :
2 Des 2025 - 01:06 | 109 Views | 0 Suka

Buka Seminar Ekspedisi Patriot UGM, Bupati Buton Tengah Gagas Pembentukan Pusat Penelitian Terpadu

2 mnt baca

SANDINEWS.ID, LABUNGKARI – Bupati Buton Tengah secara resmi membuka Seminar Hasil Kegiatan Ekspedisi Patriot Universitas Gadjah Mada (UGM) Kawasan Transmigrasi Mawasangka. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Pancana, Lantai 5 Kantor Bupati Buton Tengah, pada Selasa pagi (2/12/2025).

banner 728x90

Seminar ini merupakan puncak dari penyelesaian kegiatan pemetaan potensi dan permasalahan kawasan transmigrasi tahun 2025, yang terlaksana berkat kerja sama antara UGM dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi RI.

Dalam sambutannya, Bupati Buton Tengah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti hasil temuan “Tim Patriot” UGM. Beliau memaparkan visi besar untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai Pusat Penelitian Terpadu yang mencakup berbagai sektor vital, mulai dari perikanan, pertanian, hingga peternakan.

“Apa yang menjadi hasil ekspedisi ini akan kami tindak lanjuti secara serius. Kami berharap Buton Tengah dapat menjadi kawasan binaan UGM, khususnya dalam pemberdayaan kawasan timur Indonesia. Target kita adalah mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan dengan perikanan dalam satu kawasan riset yang komprehensif,” ungkap Bupati.

banner 728x90

Bupati memaparkan bahwa Buton Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan siap dikembangkan. Sektor perikanan memiliki komoditas unggulan seperti ikan teri, tongkol, lobster, dan rumput laut. Sementara di sektor pertanian, pemerintah daerah telah memulai langkah konkret dengan menanam 3.500 pohon Kelapa Genjah.

“Potensi kita sangat besar, dan lahan untuk pengembangan riset tersebut sudah kami siapkan. Tinggal kita formalkan melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai instansi atau kementerian terkait,” tambahnya.

Selain fokus pada sumber daya alam, Bupati juga menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan kebudayaan. Kehadiran Kampus B Universitas Sembilanbelas November (USN) di Buton Tengah yang didorong menjadi institusi sains dan teknologi, diharapkan dapat bersinergi dengan visi riset ini guna menyerap tenaga kerja lokal.

Dari sisi sosial-budaya, Bupati menekankan bahwa kearifan lokal yang masih terjaga secara turun-temurun di Buton Tengah sangat layak untuk dijadikan objek kajian dalam Pusat Penelitian Kebudayaan.

“Segala ide yang memperkaya pembangunan daerah sangat kami dukung. Besar harapan kami, kolaborasi ini menjadikan Buton Tengah sebagai laboratorium nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Penanggung Jawab Kegiatan Prof. Suratman dari UGM, perwakilan DPRD Kabupaten Buton Tengah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Buton Tengah, serta perwakilan akademisi dari Kampus B USN Buton Tengah.

Laporan : Aji Buton

Penulis Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Post

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%