SANDINEWS.ID, – KENDARI, Ratusan masa melakukan aksi demonstrasi di Kantor Walikota Baubau berakhir ricuh. Senin (14/7/25).
Dalam tuntutan, orator aksi menyampaikan agar Surat Edaran (SE) Nomor: 23/SE/HK/2025 yang dikeluarkan Walikota Baubau Tentang Penertiban Acara Joget agar segera dicabut.
Menanggapi hal itu Kader Forum Komunikasi Mahasiswa BauBau Kendari (FORKOM B2K) Asar Buton angkat suara, Asar Buton sangat menyayangkan kericuhan yang terjadi di Kantor Walikota Baubau yang memakan korban luka-luka dan kerusakan fasilitas kantor Walikota Baubau.
“Harusnya ada dialog terbuka antara pemda dan masa aksi biar tidak terjadi kericuhan yang mengakibatkan korban luka dan kerusakan fasilitas” ujarnya.
Asar Buton yang juga merupakan Kader GMNI Kendari memberi dukungan atas langkah pemerintah Kota Baubau dalam menjaga ketertiban umum dan mengantisipasi dampak negatif dari kegiatan hiburan yang tidak terkendali.
Namun, ia juga menegaskan bahwa pengaturan ini tidak boleh dimaknai sebagai bentuk pelarangan total terhadap kegiatan joget.
Asar Buton juga menambahkan selama pelaksanaan joget yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan seperti tidak mengganggu masyarakat, tidak melanggar norma, dan berlangsung di tempat serta waktu yang sesuai maka kegiatan tersebut harus tetap diberi ruang sebagai bagian dari ekspresi kebudayaan dan kebersamaan warga.
“Saya dukung itu keputusan Walikota menjaga ketertiban umum, tapi ini bukan berarti tidak bisa bikin joget, selagi kita penuhi itu poin-poin yang ditetapkan di surat edaran, berarti bisa kita bikin joget” Ujarnya dengan tegas.
Asar Buton yang juga merupakan mahasiswa Fisip UHO menambahkan bahwa pelibatan aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban, serta edukasi Pemkot mengenai batas-batas pelaksanaan hiburan di masyarakat, menjadi kunci keberhasilan implementasi surat edaran ini di lapangan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan menghormati hak bersama atas kenyamanan dan keamanan.
“mari sama-sama kita jaga ini Kota Baubau dari keributan agar tercipta lingkungan yang harmonis dan saling menghormati satu sama lain” ujarnya.
Terakhir Asar Buton menyampaikan dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga, diharapkan Kota Baubau dapat menjadi kota yang tertib, nyaman, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dalam bingkai aturan yang berkeadilan.
“saya berharap semua bisa kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga agar Baubau menjadi tertib, nyaman, dan menjunjung nilai-nilai budaya” pungkasnya.
Laporan : Aji Buton
Tinggalkan Balasan